Dukung Swasembada Pangan 2026, Polsek Cisitu Bersama Polda Jabar Optimalkan Lahan Tidur Tanam Jagung

SUMEDANG – CyberTipikor, Dalam rangka mendukung program strategis nasional swasembada pangan tahun 2026, Polsek Cisitu Polres Sumedang bersama Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak, Kamis (29/1/2026), bertempat di Dusun Gorowong RT 01 RW 04 Desa Cisitu, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui zoom meeting yang terhubung langsung dengan Polda Jawa Barat sebagai pusat kegiatan, dan diikuti oleh jajaran Polres Sumedang hingga tingkat Polsek. Program ini menjadi bagian dari upaya konkret Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus optimalisasi lahan tidur agar menjadi lahan produktif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cisitu H. Edi Wahyu, S.IP., M.Si, Kapolsek Cisitu Iptu Eli Supriadi, SH, Danpos Cisitu Peltu Binuko Susanto, perwakilan Kementerian Kehutanan RI UPT Balai Pengolahan Daerah Aliran Sungai Cimanuk–Citanduy Susrianto, S.Hut dan Epeng Rasipan, S.Hut, serta jajaran Polsek Cisitu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan warga masyarakat dengan total sekitar 30 orang.

Kapolsek Cisitu Iptu Eli Supriadi, SH menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan bentuk tanggung jawab institusional untuk menjawab tantangan krisis pangan global dan menjaga stabilitas sosial ekonomi di daerah.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga kamtibmas, tetapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan. Penanaman jagung ini adalah langkah nyata untuk mengoptimalkan lahan tidur agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Lahan yang digunakan dalam program ini seluas 1 hektare, berlokasi di Dusun Gorowong, Desa Cisitu, dengan status Non LBS dan dikelola oleh Kelompok Tani Mekarjaya yang diketuai oleh Sutisna, dengan jumlah anggota sebanyak 15 orang. Lahan tersebut merupakan aset milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Penanaman dilakukan pada 29 Januari 2026 dengan estimasi panen pada 27 Mei 2026, serta target produksi sekitar ± 1 ton jagung.

Camat Cisitu H. Edi Wahyu menyatakan bahwa program ini selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan aset negara dan lahan tidur agar tidak terbengkalai.

“Jika lahan-lahan kosong dapat dioptimalkan secara berkelanjutan, maka bukan hanya ketahanan pangan yang terjaga, tetapi juga potensi ekonomi desa akan meningkat,” ujarnya.

Melalui program ini, Polsek Cisitu bersama lintas sektor berharap kegiatan penanaman jagung tidak berhenti sebagai kegiatan simbolik, melainkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang transparan, produktif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

(Rahmat Setiawan)

Posting Komentar

0 Komentar