Semangat Luar Biasa, Ibu Ani Tetap Bantu Pembangunan Jalan TMMD ke-128 Sambil Menggendong Anak

GARUT, CyberTipikor Semangat gotong royong dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0611/Garut kembali menghadirkan kisah inspiratif dari masyarakat. Kali ini datang dari seorang ibu muda bernama Ibu Ani (25), warga Kampung Cieurih RT 03 RW 03, Desa Karangmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, yang tetap aktif membantu pembangunan jalan sambil menggendong anaknya yang masih balita.

Sebagai seorang ibu rumah tangga, Ibu Ani menunjukkan kepedulian besar terhadap pembangunan di lingkungannya. Ia ikut terlibat dalam pekerjaan pembangunan jalan di Kampung Cidahu, Desa Mekarmulya, yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD ke-128 tahun 2026. Meski harus tetap menjalankan perannya sebagai seorang ibu, hal itu tidak menghalanginya untuk turut berkontribusi bagi kemajuan desanya.

Yang membuat kisahnya begitu menyentuh adalah kehadirannya yang selalu ditemani putra semata wayangnya, Ardio, yang baru berusia 3 tahun. Karena belum bisa ditinggal sendiri di rumah, sang anak selalu digendong atau dibawa ke lokasi pekerjaan sambil Ibu Ani membantu mengangkut batu serta menyiapkan kebutuhan material pembangunan jalan.

Dengan penuh ketulusan, ia mengaku keikutsertaannya bukan karena paksaan, melainkan dorongan hati untuk ikut membangun fasilitas yang nantinya juga akan dinikmati oleh masyarakat, termasuk anak-anak mereka sendiri.

“Saya hanya ingin membantu semampunya. Anak saya belum bisa ditinggal, jadi saya ajak ke sini sambil bekerja. Jalan ini nanti juga akan dipakai oleh anak-anak kita, termasuk anak saya sendiri. Jadi saya merasa wajib ikut berpartisipasi,” ujar Ibu Ani dengan penuh semangat.

Kehadiran Ibu Ani menjadi perhatian sekaligus inspirasi bagi personel TNI dan warga lainnya. Mereka menilai apa yang dilakukan ibu muda tersebut sebagai bentuk nyata semangat pengabdian dan kepedulian sosial yang patut dicontoh. Di tengah kesibukan mengurus rumah tangga dan anak, ia masih menyempatkan diri untuk ikut bekerja demi kepentingan bersama.

Danramil selaku penanggung jawab wilayah pun menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas semangat yang ditunjukkan Ibu Ani. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan tenaga, tetapi juga oleh kemauan serta kesadaran masyarakat untuk bergerak bersama.

“Apa yang dilakukan Ibu Ani sangat luar biasa. Di tengah tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga, ia masih hadir membantu pembangunan desa. Ini menjadi bukti bahwa gotong royong lahir dari ketulusan hati. Semangat seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam keberhasilan TMMD,” ungkapnya.

Pembangunan jalan yang sedang berlangsung tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Malangbong. Dengan dukungan aktif masyarakat seperti Ibu Ani, diharapkan seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan warga.

Kisah Ibu Ani menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong tidak mengenal batas usia, pekerjaan, maupun kondisi. Dengan niat tulus dan kebersamaan, setiap keterbatasan dapat diubah menjadi kekuatan untuk membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.

(Pendim 0611 Garut - Rahmat Setiawan)

Posting Komentar

0 Komentar