Tragis! Bayi Ditemukan Tewas di Sungai Cikondang, Polres Kuningan Tangkap Ibu Kandung di Bekasi


Kuningan Jabar, Rabu (22/4/2026) — Cybertipikor.info /
Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus tragis dugaan pembunuhan bayi yang menghebohkan masyarakat Kabupaten Kuningan. Seorang perempuan muda berinisial W (20) diamankan aparat di wilayah Bekasi setelah diduga menghilangkan nyawa bayi yang baru dilahirkannya.

Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, yang menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari laporan warga yang menemukan jasad bayi di aliran Sungai Cikondang, Kecamatan Cibingbin, pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Dari hasil penyelidikan sementara, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut diduga telah meninggal dunia sejak Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, saat situasi di lokasi kejadian dalam keadaan sepi,” ungkap Kapolres.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga melahirkan bayi tersebut seorang diri tanpa bantuan medis. Setelah proses persalinan, pelaku diduga nekat membuang bayinya ke aliran sungai hingga menyebabkan korban meninggal dunia. 

Motif sementara mengarah pada rasa takut pelaku atas perbuatannya diketahui oleh orang lain. Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka di wilayah Bekasi. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami seluruh aspek kasus, termasuk status pribadi tersangka.

“Atas perbuatannya, tersangka kami jerat dengan Pasal 460 ayat (1) KUHP juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta perubahan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tegas Kapolres.

Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan. Polres Kuningan juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap seluruh fakta yang ada serta memberikan keadilan bagi korban.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian sosial serta dukungan terhadap perempuan dalam kondisi rentan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.



Posting Komentar

0 Komentar