Keraton Kasepuhan Jadi Ruang Belajar Sejarah, DPRD Magelang Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya


CIREBON, 4 Juni 2026 – Cybertipikor.info /
Komisi IV DPRD Kabupaten Magelang melaksanakan kunjungan edukatif dan studi sejarah ke Keraton Kasepuhan Cirebon dalam rangka memperdalam wawasan tentang sejarah, budaya, dan perkembangan peradaban Islam di Kota Cirebon. 

  • Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Ibu Farida, yang memberikan pemaparan mengenai perjalanan sejarah Cirebon sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Pulau Jawa.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diajak menelusuri berbagai peninggalan bersejarah yang tersimpan di Keraton Kasepuhan, termasuk museum cagar budaya yang menjadi saksi perjalanan panjang Kesultanan Cirebon. 

  • Keraton Kasepuhan sendiri dikenal sebagai salah satu keraton tertua di Cirebon dan merupakan simbol penting sejarah, budaya, serta syiar Islam yang berkembang di wilayah pesisir utara Jawa Barat. 

Wakil Wali Kota Cirebon, Ibu Farida, menyampaikan bahwa Kota Cirebon memiliki nilai historis yang sangat kuat sebagai Kota Wali, tempat berkembangnya dakwah Islam yang diwariskan oleh para pendahulu, termasuk perjuangan Sunan Gunung Jati dalam menyebarkan ajaran Islam dan membangun peradaban masyarakat yang religius dan berbudaya. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus mempererat hubungan antardaerah dalam pelestarian sejarah dan budaya bangsa.

  • Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Magelang tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan dan penjelasan mengenai koleksi benda pusaka, artefak bersejarah, hingga filosofi bangunan Keraton Kasepuhan yang sarat dengan nilai budaya dan keagamaan. 


Selain memperkaya pengetahuan sejarah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memahami pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai identitas bangsa.

  • Turut menyambut dan memberikan penjelasan di lingkungan Museum Cagar Budaya Keraton Kasepuhan Cirebon, Ibu RR. Sandra Wuryaningrat, yang menjelaskan berbagai koleksi bersejarah serta peran Keraton Kasepuhan dalam menjaga nilai-nilai budaya, tradisi, dan peninggalan leluhur agar tetap dikenal oleh generasi muda.


Kunjungan berlangsung penuh keakraban dan semangat edukasi. Para peserta berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan program pelestarian budaya di daerah masing-masing, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga situs-situs sejarah sebagai aset berharga bangsa Indonesia.

  • "Belajar dari sejarah adalah cara terbaik untuk memahami jati diri bangsa. Keraton Kasepuhan bukan hanya kebanggaan Cirebon, tetapi juga warisan budaya Indonesia yang harus dijaga bersama."

(Hidayat Crb)

Posting Komentar

0 Komentar