SUMEDANG, CyberTipikor - Pembangunan jaringan irigasi pada Daerah Irigasi (DI) Cileles di Desa Naluk, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, menjadi salah satu proyek infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pekerjaan peningkatan jaringan irigasi tersebut dilaksanakan oleh CV Rahman Putra berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 02/SPK/PPK/APBD/PJI01/DPUTR/2026 tanggal 24 April 2026. Proyek ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp187.600.000.
Sesuai dokumen pelaksanaan, pekerjaan memiliki masa pelaksanaan selama 75 hari kalender, terhitung sejak 24 April 2026 hingga 7 Juli 2026.
Keberadaan jaringan irigasi yang memadai dinilai sangat penting bagi para petani, mengingat ketersediaan air merupakan faktor utama dalam menunjang keberhasilan produksi pertanian. Dengan adanya peningkatan saluran irigasi ini, distribusi air ke area persawahan diharapkan menjadi lebih lancar dan merata.
Saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan, pelaksana proyek membenarkan bahwa kegiatan tersebut dikerjakan oleh CV Rahman Putra.
"Betul, pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Rahman Putra. Kami berupaya menjaga nama baik perusahaan dan Insya Allah pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis (bestek) yang telah ditetapkan," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pelaksana proyek, tetapi memerlukan dukungan seluruh pihak terkait.
"Pembangunan memerlukan kerja sama yang baik dari semua pihak. Jika tidak saling mendukung, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Kami atas nama perusahaan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk melaksanakan pekerjaan ini. Mudah-mudahan seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar hingga selesai tanpa kendala," tambahnya.
Meski demikian, sebagai bentuk pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran negara, pelaksanaan proyek ini tetap perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun lembaga pengawas. Pengawasan tersebut penting untuk memastikan pekerjaan benar-benar dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, volume pekerjaan, kualitas material, serta target waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.
Masyarakat berharap peningkatan jaringan irigasi DI Cileles tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani di Desa Naluk, sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan mendukung ketahanan pangan daerah.
(Agus Susanto / Tim Investigasi CyberTipikor)

0 Komentar