SUMEDANG, CyberTipikor – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang akhirnya resmi mengeluarkan sikap melalui siaran pers tertanggal Minggu, 30 Agustus 2026, menyikapi polemik yang berkembang terkait dugaan kasus yang menyeret salah satu pejabat daerah.
Sikap tersebut merupakan hasil Rapat Pimpinan DPRD bersama pimpinan fraksi dan alat kelengkapan dewan, yang digelar untuk merespons situasi yang tengah menjadi perhatian publik luas.
Hormati Langkah Gubernur dan Proses Investigasi
Dalam pernyataan resminya, DPRD Sumedang menegaskan menghormati langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah membentuk tim investigasi guna menindaklanjuti isu yang berkembang.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati dan dijalankan secara profesional.
DPRD juga menyatakan akan menunggu hasil resmi investigasi serta menekankan pentingnya proses yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
DPRD Siap Tindak Lanjut Sesuai Kewenangan
Tidak hanya menunggu, DPRD juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil investigasi sesuai dengan kewenangan legislatif berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Hal ini menjadi sinyal bahwa DPRD tidak akan tinggal diam terhadap dinamika yang terjadi, namun tetap mengedepankan mekanisme hukum dan prosedur yang berlaku.
Pelayanan Publik Diminta Tetap Berjalan
Di tengah situasi yang berkembang, DPRD meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang untuk tetap fokus menjalankan pelayanan kepada masyarakat dan tidak terpengaruh oleh polemik yang terjadi.
Penegasan ini penting agar roda pemerintahan tidak terganggu dan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Imbauan Jaga Kondusivitas
DPRD juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Langkah ini dinilai krusial, mengingat sebelumnya telah muncul berbagai narasi yang saling bertentangan di ruang publik, termasuk klaim dugaan dan bantahan yang menyebut isu sebagai hoaks.
DPRD Akan Lakukan Pengawasan Melekat
Sebagai bentuk tanggung jawab, DPRD memastikan akan melakukan pengawasan secara berkelanjutan (continuous monitoring) terhadap proses investigasi yang sedang berjalan.
Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa:
- Proses berjalan transparan dan adil
- Kepentingan masyarakat tetap terjaga
- Stabilitas pemerintahan daerah tidak terganggu
Kaitan dengan Isu yang Berkembang
Sikap DPRD ini menjadi bagian penting dalam rangkaian dinamika yang sebelumnya mencuat, mulai dari:
- Dugaan peristiwa yang dilaporkan ke publik
- Upaya konfirmasi yang belum mendapatkan tanggapan
- Munculnya narasi bantahan di sejumlah media
- Dorongan masyarakat melalui FORMAS untuk klarifikasi terbuka
Dengan adanya siaran pers ini, DPRD mengambil posisi sebagai penyeimbang, yang tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, namun tetap aktif mengawal proses.
Publik Menanti Transparansi
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar proses investigasi yang tengah berjalan benar-benar mampu membuka fakta secara terang benderang.
DPRD sebagai lembaga legislatif diharapkan dapat menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal, sehingga kejelasan atas polemik ini dapat segera terungkap tanpa menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.
CyberTipikor akan terus mengawal perkembangan dan membuka ruang klarifikasi bagi seluruh pihak, demi menjaga prinsip berita berbasis fakta dan berimbang.
(Tim Investigasi CyberTipikor)


