Ngaku Aparat dan Todongkan Pistol, Pria Mabuk Aniaya Driver Taksi Online di Serpong


TANGERANG SELATAN – (CT)Cyber Tipikor.info //
Aksi koboi jalanan kembali terjadi. Seorang pengemudi taksi online menjadi korban penganiayaan dan penodongan senjata api oleh seorang pria yang mengaku sebagai aparat di Jalan Raya Puspitek, Tangerang Selatan, tepatnya di dekat KFC Paradise Viktor pada Minggu (1/3) sekitar pukul 20.30 WIB.

Peristiwa bermula saat mobil korban dan pelaku bersenggolan di jalan. Korban kemudian menepikan kendaraannya di belakang mobil pelaku untuk mengecek kerusakan. Namun, pria tersebut keluar dari mobil dalam kondisi sempoyongan dan langsung tersulut emosi.

Menurut keterangan korban, pelaku tidak terima dan berusaha merusak spion mobil korban. Saat korban mencoba menghalangi, situasi justru semakin memanas.

Tak hanya kekerasan verbal, pelaku diduga melakukan tindakan fisik yang brutal terhadap korban:

 Pelaku menodongkan pistol ke arah kepala korban. Korban sempat diborgol, dipukul hingga hidungnya berdarah, dan dibanting ke aspal yang mengakibatkan luka-luka di bagian sikut.

Meski korban sudah mengajak menyelesaikan masalah di kantor polisi, pelaku menolak. Karena merasa terancam, korban meminta damai, namun pelaku justru meminta uang ganti rugi sebesar Rp900.000.

"Aku ajak ke kantor polisi dia tidak mau. Akhirnya karena takut, aku minta damai saja, tapi dia minta 900 ribu. Padahal kondisi mobilku rusaknya lebih parah dan orderan lagi sepi," ujar korban.

Hingga berita ini diturunkan, korban mengalami trauma dan luka fisik akibat penganiayaan tersebut.

Hingga berita ini di muat pihak kepolisian setempat belum mengkonfirmasi mengenai identitas pelaku apakah benar merupakan anggota aparat atau warga sipil yang mengaku-ngaku.




Posting Komentar

0 Komentar